jump to navigation

LINTAS KEDU-BANYUMAS Juni 18, 2008

Posted by dani chan in Uncategorized.
trackback

19 Juni 2008
Tikus Serang 55,5 Hektare Padi

KEBUMEN – Seperti beberapa daerah lainnya, para petani di Kebumen saat ini juga dipusingkan oleh serangan tikus. Hama pengerat tersebut mulai merusak tanaman padi yang mulai menghijau. 

Berdasar data Dinas Pertanian, paling tidak 55,5 ha tanaman padi yang tersebar di 6 kecamatan telah terserang. Tingkat kerusakan akibat serangan tersebut, rata-rata mencapai 11,1%.

”Namun hingga saat ini, belum ada yang dilaporkan puso akibat serangan tikus,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian, Ir Winoto, kemarin.

Kecamatan Gombong yang terparah sedangkan paling ringan Pejagoan. Setiap musim kemarau, menurut dia, tikus memang menjadi ancaman bagi petani.

215,5 Ha Terancam

Berdasar data pemetaan daerah rawan serangan organisme pengganggu tanaman utama padi milik Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit (LPHP) Kedu,  sawah yang terancam serangan tikus mencapai 215,5 ha.

Serangan binatang pengerat itu tersebar di seluruh kecamatan di Kebumen. Mengacu data tahun sebelumnya, tiga kecamatan mengalami serangan paling parah. Yakni, Kuwarasan seluas 34,3 ha, Petanahan 33,5 ha, dan Ambal 26,3 ha.

Secara terpisah, sejumlah petani di Kecamatan Petanahan mengaku kewalahan menghadapi serangan tikus yang mulai mengganas. Terutama, mereka yang memiliki tanaman padi di lahan dekat saluran air.(J19-72)

 

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: